Puisi-puisi B. B. Soegiono

Di Depan Gedung Konsulat Arab Saudi : Hatice Cengis Aku menanti di depan gedung itu pernikahan kan kita...

Puisi-Puisi Poetry Aulia

GADIS KECIL DAN PEMBAWA LENTERA   Gadis berambut pucat, pergi jauh terbawa arus matahari setelah musim menua jalanan tak lagi mengeluarkan uap dari tanah yang subur matanya seakan terjatuh kakinya...

Puisi-Puisi Imam Fawaid

Monumen Kota Sumenep Mungkin dulu mereka hanya sebatas musafir yang rela menghafal tikungan serta tanjakan jalan kota-kota yang beku dari...

Puisi-Puisi Romzul Falah HM

Ladang Hijau kita penah berhenti di pinggir jalan dan menyaksikan rumput-rumput bertadabur memuja hujan hijau semakin luas alang-alang...

Puisi puisi Timur Budi Raja

Cermin ia bayangkan sebuah kehidupan di dalam cermin. ia ingin hidup di dalam cermin, biar tak dikenalnya nama-nama...

Puisi-Puisi Siti Tatyana Fatihah Subakti

Fatihah Terakhir Tentang rasa yang masih berbasmalahMengawali rasaku tentang kepakku yang belum kembaliTertuju untuk rindu yang sudah abstrak...

Puisi Lutfi Mardiansyah

Apokalips Abad 21     1.   Nixon, 1972. Selamat datang di neraka yang dihuni para supir lori.   Kau telah ada di sini, sekarang lari keluar dan lihatlah, kilang matahari membuat kota kehilangan mata.   Tapi...

Di Kampung yang Lain

(Fendi Kachonk) Orang-orang melupakan satu hari, satu malam, satu bulan serta tahun. Mereka cuma sibuk memperbaiki selokan-jalan, melupakan nama-nama segala persimpangan. Orang-orang tak mengingat waktu, tak mengingat nama hari, hanya...

Puisi-puisi K. Muhammad Zamiel El-Muttaqien

Rahasia Ampas Kopi pada akhirnya kukembalikan kepalaku selalu ke pangkuanmu manakala bantal-bantal empuk tinggal menyediakan mimpi buruk semua hanya bayang-bayang masa depan yang semu ladang tambang kenangan yang...

Puisi Puisi Kuswaidi Syafi’ie

puisi puisi Kuswaidi Syafiie Di Pantai Widara Payung Pada mulanya adalah air Lalu menggeliat kasunyatan Nasib-nasib lalu mengalir Menuju puncak sangkan paran. Dari mana datangnya ombak Kalau tidak dari gerai iradahmu Siapa itu sedang...
Hilangkan kecemasan, bersatu padu melawan Corona

“MENOLONG ORANG LAIN, MENOLONG DIRI SENDIRI”

Bismillahirromanirrohim Himbauan kemanusiaan Selama wabah corona kita telah telah saling mencurigai satu sama lain. Kecemasan begitu melingkari sosial kita. Tak ayal kita saling mencurigai dan tak...

Ruang Titik Temu

Festivart Tanah Merah

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
14,700PelangganBerlangganan

Latest article

Lukisan Tamarsaraseh

Puisi-Puisi Poetry Aulia

GADIS KECIL DAN PEMBAWA LENTERA   Gadis berambut pucat, pergi jauh terbawa arus matahari setelah musim menua jalanan tak lagi mengeluarkan uap dari tanah yang subur matanya seakan terjatuh kakinya...

KAU MENDAPATKAN PENGAKUAN

Lukisan by : Taman Saraseh   Tato adalah seni yang sangat indah bagi Doblar. Dengan perawakan tubuh yang besar, mata bulat, rambut ala-ala delapan enam, dan...

L U B A N G

Lukisan karya: Tamar Saraseh Cerpen Muna Masyari   Lihatlah perempuan itu! Tatap mata lengangnya lebih lekat. Kau akan menemukan, betapa ia terperangkap dalam kekosongan yang demikian senyap....