Beranda blog

Puisi-Puisi Kim Al-Ghozali AM

Awal Pekan Kau memulai lagi setelah jaga dari mimpi: Membentangkan halaman rumah Menarik matahari dari kedalaman hutan. Kau menyiapkansatu ruang di telinga Bagi gemuruh yang segera memenuhiangkasa. Senin telah bangkit...

YANG TAK BERUBAH Cerpen Yuli Nugrahani

Aku bertemu lagi dengan Sin. Setelah lama sekali tidak jumpa, aku kaget melihat bahwa tidak banyak yang berubah pada sosoknya. Bibirnya mungil merah muda...

HUJAN KAMPOENG JERAMI : Kumpulan Puisi

Judul buku          : Antologi Puisi 'Hujan Kampoeng Jerami' Penulis                : Agus Hariyanto Rasjid, dkk. Penerbit ...

TIDAK BIASA

Cerpen Yuli Nugrahani   Aku menutup komputer dengan rasa lega. Tinggal beberapa tulisan yang belum diedit. Separoh hari besok pasti selesai dan bebaslah aku. Senyumku pasti masih...

Puisi-Puisi Poetry Aulia

GADIS KECIL DAN PEMBAWA LENTERA   Gadis berambut pucat, pergi jauh terbawa arus matahari setelah musim menua jalanan tak lagi mengeluarkan uap dari tanah yang subur matanya seakan terjatuh kakinya...

KAU MENDAPATKAN PENGAKUAN

Lukisan by : Taman Saraseh   Tato adalah seni yang sangat indah bagi Doblar. Dengan perawakan tubuh yang besar, mata bulat, rambut ala-ala delapan enam, dan...

L U B A N G

Lukisan karya: Tamar Saraseh Cerpen Muna Masyari   Lihatlah perempuan itu! Tatap mata lengangnya lebih lekat. Kau akan menemukan, betapa ia terperangkap dalam kekosongan yang demikian senyap....

“MENOLONG ORANG LAIN, MENOLONG DIRI SENDIRI”

Bismillahirromanirrohim Himbauan kemanusiaan Selama wabah corona kita telah telah saling mencurigai satu sama lain. Kecemasan begitu melingkari sosial kita. Tak ayal kita saling mencurigai dan tak...

Puisi Remon Sulaiman

GADIS KECIL DI UJUNG PUISIMU : Untuk Upik Kecil   Ia berjalan sendiri Melintas di lorong gelap kata-kata Mencari engkau Cahaya yang bersembunyi di balik lengkung tanda tanya   Tetapi puisi yang...

Puisi Maulana Khoerun

Kencan di Tanahku   Maukah kau kencan denganku? Ya, di tanahku Tanah ramai penipu,maling,dan decit tikus-tikus got Mau kah?   Jikalau mau,kau harus ingat kata-kataku : Jangan sembarangan minum air, bernapas, Apalagi teriak-teriak...

HUJAN Oleh: Hudan Hidayat

Ia merasakan pertautan langit dengan bumi saat membayangkan betapa menyenangkan perjalanan yang akan ditempuhnya. Di hadapanku kaki langit, bisiknya. Kaki itu yang mengenangkannya, bahwa...

Puisi Lutfi Mardiansyah

Apokalips Abad 21     1.   Nixon, 1972. Selamat datang di neraka yang dihuni para supir lori.   Kau telah ada di sini, sekarang lari keluar dan lihatlah, kilang matahari membuat kota kehilangan mata.   Tapi...

Puisi Yosuki Kyabaru

ADA YANG MENCURI TUBUHKU Aku bacakan puisi untukmu Diujung malam Januari, sembari Bergetar mulut serupa jendela Yang terbuka lebar Menelan gelap Mematikan lampu menutup jalan Tak ada yang pergi ataupun datang Februari...

Puisi Dimas Midzhi

  (Ket, Lukisan adalah milik Tamar Saraseh) NENEK PENJUAL JAGUNG BAKAR di ALUN-ALUN KOTA SUMEKAR Wewangi tubuhnya berbalut musim Seperti bunga setaman bermekaran Harumnya dicuri terbang kumbang ke-Mustawan Sekeranjang jagung...
Hilangkan kecemasan, bersatu padu melawan Corona

“MENOLONG ORANG LAIN, MENOLONG DIRI SENDIRI”

Bismillahirromanirrohim Himbauan kemanusiaan Selama wabah corona kita telah telah saling mencurigai satu sama lain. Kecemasan begitu melingkari sosial kita. Tak ayal kita saling mencurigai dan tak...

Ruang Titik Temu

Festivart Tanah Merah

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
14,700PelangganBerlangganan

Latest article

Lukisan Tamarsaraseh

Puisi-Puisi Poetry Aulia

GADIS KECIL DAN PEMBAWA LENTERA   Gadis berambut pucat, pergi jauh terbawa arus matahari setelah musim menua jalanan tak lagi mengeluarkan uap dari tanah yang subur matanya seakan terjatuh kakinya...

KAU MENDAPATKAN PENGAKUAN

Lukisan by : Taman Saraseh   Tato adalah seni yang sangat indah bagi Doblar. Dengan perawakan tubuh yang besar, mata bulat, rambut ala-ala delapan enam, dan...

L U B A N G

Lukisan karya: Tamar Saraseh Cerpen Muna Masyari   Lihatlah perempuan itu! Tatap mata lengangnya lebih lekat. Kau akan menemukan, betapa ia terperangkap dalam kekosongan yang demikian senyap....