Lukisan Tamar Saraseh
Lukisan Tamar Saraseh

Kencan di Tanahku

 

Maukah kau kencan denganku?

Ya, di tanahku

Tanah ramai penipu,maling,dan decit tikus-tikus got

Mau kah?

 

Jikalau mau,kau harus ingat kata-kataku :

Jangan sembarangan minum air, bernapas,

Apalagi teriak-teriak disana

Kau bisa mati terkena racun limbah pabrik

Sesak napas hirup asap hutan terbakar

dan dihujani peluru

 

Aku tak punya istana megah,taman bunga wangi,

Perhiasan emas,intan,juga permata

Jadi maukah kau kencan denganku?

Walau hanya di bukit tandus; di bawah bekas gugur dedaun kering

Tanpa siul burung-burung sebab tak ada lagi pohon untuk bersarang

Mau kah?

 

Pemalang,12 Desember 2019

 

 

Kolam Air Keruh

 

Serombongan air datang

Jamah jalan, kontrakan, dan rumah-rumah

di gang sempit

Selokan kecil tak bisa tampung luapnya

Jadi kolam air keruh

Mobil, motor, becak jelma ikan lele

Tenggelam dasar lumpur

Makan sampah dan kotoran

 

Kata orang bijak hujan itu rahmat

Mungkin karena mereka tinggal di desa

Air jatuh lenyap di telan tanah

Meresap simpan tunggu lambai kemarau

Bukan semen dan keramik congkak

Tolak semua kecuali sembako

Perut kenyang tanpa pikir

Banjir bandang menyerang

Dorong tubuh cepat masuk lubang

 

Moga,2 Januari 2020

 

 

Surat Pemulung Untuk Pacarnya

 

Dengan datangnya surat ini

Kau kan tau betapa aku mencintaimu

 

Ulang tahunmu sudah dekat

Maaf, jika tak ada boneka

Di dalam bungkus kertas kado

Belum kutemukan yang masih bagus

Di pembuangan sampah seberang jalan

Dan tak ada uang di saku baju jeramiku

 

Maaf, jika tak ada setangkup mawar

Di jendela kamarmu

Saat pagi datang di hari itu

Tak ada taman di kolong jembatan

tak ada uang di saku celana goniku

Sedang mereka tumbuh di toko

Dan tak mau membuangnya

Di pembuangan sampah seberang jalan

 

Pagenteran,2020

 

 

Biodata Penulis

Maulana Khoerun, lahir di Pemalang pada 18 Maret 2002. Menulis Puisi, Cerpen, dan sesekali Esai. Sekarang ia sedang mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 MOGA. Salah satu pendiri grup literasi RASI PENA. Membaca puisi di rangkaian acara HUT Kabupaten Pemalang ke 445 dan peresmian aktif kembali komunitas sastra KIDUNG PENA Pemalang. Karya-karyanya juga sudah tayang di berbagai media, diantanranya Bangka pos, Bali Post, Kabar Madura, Radar Cirebon, Takanta, Akarrantingdaun, Travesia dan Lentera Bayuangga Probolinggo.

Instagram   : rm_maulanakhoerun

Facebook   : RM Maulana Khoerun

No.Hp/Wa : 083837044803

Email         : maulkhoir@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here