Lukisan ini karya pelukis senior Tamar Saraseh dari Kabupaten Sumenep
Lukisan ini karya pelukis senior Tamar Saraseh dari Kabupaten Sumenep

GADIS KECIL DI UJUNG PUISIMU

: Untuk Upik Kecil

 

Ia berjalan sendiri

Melintas di lorong gelap kata-kata

Mencari engkau

Cahaya yang bersembunyi di balik lengkung tanda tanya

 

Tetapi puisi yang kau tuliskan untuknya

Semacam elegi

Yang kau suling dari saripati hujan

Dari wangi bunga-bunga api

Dari nyala mata dendam

Dari mekar ketakutan

 

Lihatlah di ujung titikmu ia yang bimbang

Menerka tersesat adalah jalan terdekat menuju pulang

 

Muarabungo, 2019

 

 

DI UJUNG GANG

 

Malam menyusun sunyi

melengangkan jalan-jalan

Menandai dinihari

dengan menggugurkan sehelai daun Mangga

yang jatuh menyentuh ujung kerudungmu

 

Di ujung gang

engkau melangkah tenang

sebelum lekang menghilang

tanpa sedikitpun menoleh ke belakang

 

 

Batam, 2020

 

MALAM KETIKA UPIK DEMAM

 

Ketika Upik demam

Ia percaya tubuhnya adalah sebatang pohon

Dan dosa-dosa kecilnya adalah daun kering

Yang melepaskan diri dari ranting

 

Namun ia lupa Jika telah tak ada lagi cahaya di luar jendela

Sebab di kota ini

Cinta keburu dipadamkan sebelum pagi,

menjelang dini hari

 

Dan yang tersisa kini

hanyalah suara angin

di bawah sayap kelelawar

Yang terbang rendah

Di sela ranting kering pohon mangga,

Gugur daun

Luruh bersama lirih doa-doanya

 

Muarabungo, 2020

 

 

Biodata Penulis:

Remon Sulaiman Lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, tinggal Di Muarobungo, Jambi Puisinya dimuat di beberapa media cetak dan online. Bergiat di Komunitas Seniman Bungo, Muarabungo Akun YouTube: https://www.youtube.com/channel/UC0NfMmOq8a1E1skYCzBbCKwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here